Tentang UrbanErgo Indonesia
Membawa Standar Ergonomi Industri Menuju Ruang Kerja Mandiri Pria Profesional
VISI KAMI:
Menciptakan budaya kerja aktif yang melindungi kesehatan biomekanika tulang belakang dan sirkulasi panggul pria melalui panduan penataan meja kerja yang terukur dan aplikatif.
1. Latar Belakang & Misi
Perkembangan pesat sektor teknologi, finansial, dan industri kreatif di Indonesia menuntut para profesional menghabiskan waktu rata-rata 45 hingga 55 jam per minggu dalam posisi duduk statis. Sebagian besar ruang kerja kantor maupun meja *work-from-home* ditata dengan standar ketinggian umum (75 cm) yang tidak memperhitungkan variasi antropometri unik masing-masing individu.
Ketidakcocokan ergonomis ini menimbulkan tekanan mekanis kontinu pada diskus tulang belakang dan menekan jaringan vaskular panggul bawah. UrbanErgo Indonesia hadir untuk menyediakan instrumen edukasi terbuka agar setiap pria dapat mengkalibrasi workstation mereka secara mandiri.
2. Metodologi Desain Ergonomis
Seluruh kalkulator dan panduan sudut yang kami hadirkan mengacu pada standar ergonomi internasional:
- ISO 9241-5: Persyaratan tata letak workstation untuk pekerjaan tampilan visual komputer.
- Standar BIFMA G1-2017: Panduan antropometri furniture kantor untuk rentang persentil pengguna dewasa.
- Protokol Sit-Stand Cornell Ergonomics: Rasio berkala 45 menit duduk, 15 menit berdiri, dan 2-3 menit peregangan mikro.
3. Tim Riset & Fasilitator
Dipimpin oleh Dimas Aryo, S.Or., C.Erg. dari laboratorium ergonomi Surabaya, tim kami berkomitmen menerbitkan modul panduan visual non-komersial yang mudah diterapkan di kantor maupun rumah.